Parodi Cinta

ranjang yang angkuh adalah mimpi kosong para pencinta

yang berharap mendapatkannya bertabur hati pujaannya

lalu frustasi menjadi prestasi

yang diagungkan manusia sepanjang masa, nyata

dihidupkan tanpa gas air mata tapi ditangisi

sekaligus digemari

orang-orang sebagai tontonan

tapi tidak harapkan

menjatuhi diri

seperti durian runtuh

bukanlah rejeki kalau menimpa kepala

gila

sakit

tak bisakah disembuhkan? tak adakah

obatnya?

sementara ranjang para penonton bersimbah birahi

setelah saksikan

setelah lewati sendiri kekecewaan

atau kepuasan dunia pacaran

ada kesetiaan, ada gonta-ganti pasangan

matikah tokoh utama dengan cinta sejatinya ?

yang pasti dia juga bosan happy ending ala senetron

membanjiri kepala-kepala tertawa

tergenang kisah Cinderella dan Betty Laffea

seakan-akan dunia ini tanpa janda

dan duda menyeringai aduhai di lokalisasi

malam, Jakarta tawarkan racun Juliet. Romeo

tak tau, tak sabar lagi

mati saja cinta

hiduplah industri kelamin

berdetak keras jam dinding hedonisme

berderap

ajep-ajep

dalam keranjang sampah nuranimu

cinta selalu dipertanyakan

sukar ditemukan

susah didapatkan


Arjuna berkeras poligami

dimarahi emansipasi

Sembadra ingin cinta yang pasti

dan Srikandi memaki-maki


Shinta mulai silau pesona Rahwana

Rama menolak pengagumnya yang sebenarnya tak kalah

cantik

headline kasih yang tersisih

tajuk rencana bergelora bersuara

membela rasa. Dan

opini mewacana kecelakaan sepasang remaja


lalu apa hubungannya? (aku nyengir saja).


Tora Sudiro bersendawa setelah extravaganza

Tukul yang setia menjadi komedi

arwana semakin mahal dan langka

begitu pula cinta


ini hanya sajak yang patah hati

biarkan ia menari

dalam hati-hati

0 komentar:

 
==|| Ungu, Aku Dan Cinta ||== © 2009 by Aku | Re-design Cinta